BUKITTINGGI — Warga digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di bawah Hotel Balcone, dekat Kantor Samsat Bukittinggi, Kamis (15/01/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih sangat kecil dan mengalami hipotermia akibat kedinginan.
Kepala Puskesmas Pakan Kamis, drg. Susi Osmod, menceritakan bahwa bayi pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai hotel sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, pegawai tersebut mendengar suara tangisan bayi dari arah balkon, namun karena takut, ia memilih kembali beristirahat.
“Sekitar pukul 06.30 WIB, pegawai hotel kembali mendengar suara tangisan bayi. Karena khawatir, ia kemudian memanggil ibu kos, lalu bersama-sama mereka keluar untuk memastikan sumber suara, ” ujar drg. Susi Osmod.

Setelah ditelusuri, mereka menemukan sebuah dus karton merek mi instan yang dibungkus menggunakan jilbab segi empat. Karena panik, warga sekitar kemudian memanggil orang Samsat yang berada tidak jauh dari lokasi, sebelum akhirnya dus tersebut dibuka bersama-sama.
“Di dalam dus ditemukan seorang bayi perempuan masih dalam keadaan berbedong. Bedongan bayi kemudian dibetulkan bersama jorong, camat, dan kami dari pihak Puskesmas, ” lanjutnya.
Sekitar pukul 07.00 WIB, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Pakan Kamis menggunakan mobil patroli polisi yang saat itu dikendarai oleh Bhabinkamtibmas. Bayi langsung ditangani oleh tenaga medis Unit Gawat Darurat (UGD).
“Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi mengalami hipotermia atau kedinginan. Berat badan sekitar 3 kilogram dengan panjang 50 sentimeter. Bayi diperkirakan belum berusia 24 jam, karena masih terdapat sedikit perdarahan dan kondisi tali pusat belum sepenuhnya bersih, ” jelas drg. Susi Osmod.
Ia menambahkan, tali pusat bayi sudah dalam kondisi terpotong. Tim medis kemudian memberikan perawatan awal, termasuk imunisasi HB-0, pemberian vitamin K, serta pemantauan kondisi umum bayi.
“Di dalam dus juga ditemukan perlengkapan bayi seperti susu formula, botol susu, pakaian bayi lengkap, bedong, serta alas, ” katanya.
Saat ini, pihak Puskesmas Pakan Kamis telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lanjutan terhadap bayi tersebut. Sementara itu, bayi masih dalam perawatan medis sambil menunggu proses selanjutnya.
“Kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dan apabila ada pihak keluarga atau yang bertanggung jawab datang menjemput, tentu akan diproses sesuai ketentuan, ” tutupnya.(Lindafang)

Updates.